Tim Prodi Teknik Sipil UST Lolos Hibah Matching Fund Tahun 2021

Posted on: September 1, 2021, by :

Program Matching Fund tahun 2021 sebagai salah satu program dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan kebijakan Kampus Merdeka pada tahun 2020 dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan program sarjana. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi berupaya mendorong, memfasilitasi, dan mempercepat perguruan tinggi dalam menerapkan kebijakan Kampus Merdeka serta mencapai 8 (delapan) Indikator Kinerja Utama tersebut dengan merancang suatu program pendanaan yang dikemas dalam Program Matching Fund. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemanfaatan dan relevansi sekaligus menyelaraskan pengembangan ilmu dan teknologi yang terjadi di perguruan tinggi agar selaras dengan pemenuhan kebutuhan atau pemecahan permasalahan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat mendukung dan mendorong terjadinya kerjasama antara insan perguruan tinggi dengan DUDI yang diinisasi melalui Platform Kedaireka.

Tim Prodi Teknik Sipil UST yang terdiri dari dua dosen dan lima mahasiswa berhasil mendapatkan hibah Matching Fund tahun 2021 yang berkolaborasi dengan mitra industri dan Perguruan Tinggi lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Judul Kreasi Reka : Panen Hujan Untuk Berkebun Intensif Di Daerah Kering dengan Rain Driponik System.

Ketua : Adi Sutarto, ST., MT

Mitra Industri :

1. Tribudi Utama

  1.   Transformasi Cita Infrastruktur Indonesia

Mitra Perguran Tinggi :

1. Universitas Janabadra

  1. Univesitas Negeri Yogyakarta
  2. Tanaman Perkebunan Politeknik LPP, Yogyakarta

Dosen          : Dr. Iskandar Yasin, ST., MT, CIPM

Mahasiswa   :

1. Shahikh Al Amin (2019013021)

  1. Asep Panji Ibrahim (2019013016)
  2. Zain Nur Rahman (2019013037)
  3. Ramadhan Saifullah Imam (2019013053)
  4. Lilik Budi Prasetyo (2019013084)

Lokasi kegiatan berada di Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *